Icha | MataMata.com
Potret Raffi Ahmad (Instagram)

Bling.matamata.com - Raffi Ahmad membongkar perasaannya usai diduga melakukan tindah pidana pencucian uang. Hal ini berawal dari ungkapan Hanifah Sutrisna, Ketua Umum DPP Nasional Corruption Watch (NCW).

Raffi Ahmad menyebut bahwa tudingan dirinya melakukan pencucian uang adalah fitnah yang sangat merugikan.

"Kita liat saja nanti. Ya, tadinya dari dulu aku enggak pernah mau jawab hal-hal kayak gini. Tapi karena hal ini fitnahnya keterlaluan sekali dan juga banyak klien yang nanya, aku jelasin bahwa itu tidak benar," kata dia dikutip dari video di Instagram @lambedanu pada Jumat, (02/02/2024).

Tak berhenti di situ, Raffi Ahmad meminta beberapa pihak agar tidak memberikan narasi yang bisa menggiring opini publik.

"Mudah-mudahan orang yang memberikan narasi seperti ini, ya tolong lah jangan memberikan narasi yang menyudutkan, apalagi yang merugikan. Tapi Allah tidak tidur, pasti apapun itu yang benar pasti akan diberikan jalan yang terbaik oleh Allah SWT," sambungnya.

Disisi lain, RANS Entertaiment juga ikut terseret dalam skandal ini. Raffi Ahmad kemudian menepis hal itu, ia menyebut perusahaan yang dibuatnya ini bisa sebesar sekarang karena hasil kerja kerasnya tanpa henti dari pagi hingga malam di dunia entertaiment Indonesia.

"Tapi intinya aku jelaskan itu tidak benar, dan Rans aku sendiri mulai berkarier dari umur 13 tahun sampai sekarang, Alhamdulillah aku kerja keras pagi, siang sore, malem. Jadi jangan percaya dengan yang seperti itu," tambahnya.

Memperkuat ucapannya, Raffi Ahmad menantang untuk mengecek rekening dananya. Bapak dua anak ini menyebut jika kantor RANS yang baru diresmikan masih dalam tahap cicilan pelunasan kredit pembangunan.

"Ini percaya enggak percaya, cek aja. Gedung juga masih ada cicilan, masih ada semua," tutupnya.