matamata.com - Noe Letto diketahui sebagai seorang musisi yang merupakan anak seorang pendakwah kondang bernama Cak Nun. Namun, ia sempat menjadi seorang atheis atau tidak meyakini keberadaan Tuhan setelah dirinya merantau ke Kanada untuk menuntut ilmu.
Baru-baru ini, putra dari pendakwah kondang Cak Nun diundang oleh Daniel Mananta untuk menjadi bintang tamu di kanal YouTube pribadinya. Noe menjelaskan bahwa dirinya memiliki proses yang panjang sebelum kembali memeluk agama Islam setelah sempat atheis.
Menilik dari kanal YouTube Daniel Mananta pada Rabu, 3 Januari 2024, Noe Letto yang memiliki nama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh itu mengungkapkan bahwa dirinya dulu mengira bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk percaya kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Namun ternyata, Noe Letto mendapatkan pencerahan bahwa Islam mengajarkan semua umatnya untuk bersaksi atas keberadaan Allah SWT dan Rasulullah SAW, bukan mempercayainya. Menurut dia, dua kata antara percaya dan bersaksi memiliki makna yang berbeda.
"Saya Islam itu belum lama, saya dulu mengira Islam mengajarkan kita percaya dengan Tuhan dan Nabi Muhammad, tapi waktu saya belajar ternyata tidak seperti itu. Karena syahadatnya mengucapkan saya bersaksi adanya Tuhan," ujar Noe dikutip dari YouTube Daniel Mananta pada Rabu, (03/01/2024).
"Saya belum Islam kalau saya tidak bersaksi adanya Tuhan, ketika saya belajar saya baru paham hal tersebut. Dua kata tersebut memiliki makna berbeda, percaya belum tentu bisa membuktikan, kalau bersaksi sudah ada buktinya," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Noe Letto juga menegaskan bahwa dirinya memutuskan memeluk agama Islam karena telah memahami makna syahadat.
"Saya belum Islam kalau saya tidak bersaksi adanya Tuhan, ketika saya belajar saya baru paham hal tersebut. Dua kata tersebut memiliki makna berbeda, percaya belum tentu bisa membuktikan, kalau bersaksi sudah ada buktinya," tegasnya.
Noe Letto juga menegaskan bahwa dirinya sudah mengucapkan syahadat sejak kecil tapi ia belum paripurna beragama Islam karena belum memahami makna dari kalimat tersebut.
"Kalau pun saya sudah bersyahadat waktu SD, saya belum paham memeluk agama Islam karena saya belum bersaksi. Saya merasa Islam karena dari pemahaman dan terjemahan bahasa Indonesia, soal bersaksi dan percaya," jelasnya lagi.
"Saya nggak dari kecil saya menjelaskan bahwa saya memeluk agama Islam, yang islam beneran," tutupnya.
Terpopuler
-
DPR Bakal Koordinasi dengan Pemerintah Soal Usul Perpanjangan Masa Jabatan Kades
-
Jakarta Doodle Fest 2026 dan Indonesia Kaya Hadirkan Kembali 'Musikal Absurd: Hidup Segan But Im Not Done'
-
Kasus Korupsi Bansos Beras PKH: KPK Panggil Kepala Bulog Jateng dan Puluhan Saksi
-
Pemprov DKI Cek Langsung Penerima Bansos, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
-
Menhut Raja Juli Antoni Sejel Lahan Karhutla di Ketapang, Minta Petugas Tak Lengah
Terkini
-
Alyssa Soebandono dan Dude Harlino Gelar Aqiqah Anak Ketiga: Keluarga Panutan!
-
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Sudah Gendong-gendongan, padahal Baru Ditegur Ortu untuk Jaga Jarak
-
Momen Thariq Halilintar Ajak Fuji Nikah Viral Lagi, Netizen Istighfar: Bar Bar Banget
-
Diejek Aura Maghrib, Naura Ayu Kasih Jawaban Menohok: Ingat, Itu Waktu Salat Loh
-
Aaliyah Massaid Ajak Salaman dan Cipika-cipiki di Tedhak Siten Azura, Sikap Gen Halilintar Dipuji: Salut Sih
-
Umi Kalsum Izinkan Boy William Dekati Ayu Ting Ting Lagi, tapi Pakai Syarat: Doain Aja Jadi Mualaf
-
Tompi Meradang ke Tim Atta Halilintar usai Jadi Korban Konten Pamer, Singgung soal Makhluk Bodoh
-
Ashanty Disebut Curi 'Posisi' Aurel Hermansyah di Tedhak Siten Azura, Netizen Kesal: Please Deh Ngalah Bentar
-
Hadiri Pernikahan Chand Kelvin dan Dea Sahirah, Baju Jessica Iskandar Bikin Salfok
-
Fuji Lelah Dituduh Berantem dengan Azizah Salsha yang Bersedia Jadi Bridesmaid Aaliyah Massaid: Stop ya Netizen!