Artis Sandra Dewi di Gedung Kejagung Jakarta Selatan. (MataMata.com)
Bling.matamata.com - Kemunculan Sandra Dewi di Kantor Kejaksaan Agung pada Kamis (4/4/2024) menuai banyak sorotan. Hal yang paling dibicarakan dari kemunculannya ialah ekspresi riang gembira saat memenuhi panggilan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Sandra Dewi sebagai keluarga tersangka korupsi memperlihatkan gestur dan ekspresi yang tak biasa.
Sandra Dewi juga tampak tak repot-repot memakai busana atau aksesoris yang menutupi penampilannya seperti topi atau kacamata hitam.
Terkait hal ini, Dody Triasmara yang dikenal sebagai pakar ekspresi ikut berkomentar mengenai gestur dan ekspresi Sandra Dewi.
Dody Triasmara saat diinterview menyampaikan bahwa Sandra Dewi mencoba untuk santai dan rileks meski suasana saat dipanggil ke Kejaksaan cukup tegang.
"Kalau kita lihat di awal pergerakan dia jalan menuju ruangan, itu dia mencoba terlihat untuk rileks," kata Dody Triasmara, seperti dikutip dari kanal Youtube Cumicumi pada Kamis (4/4/2024).
Ia juga mengatakan senyum yang diperlihatkan Sandra Dewi terkesan kurang lepas layaknya orang-orang yang sedang bergembira.
"Walaupun sebenarnya situasinya kalau dilihat dari senyumnya, itu cukup tense (tegang). Senyumnya juga bukan yang lepas, lebih flat," lanjut Dody Triasmara.
![Artis Sandra Dewi di Gedung Kejagung Jakarta Selatan. [MataMata.com]](https://media.matamata.com/thumbs/2024/04/04/90167-artis-sandra-dewi-di-gedung-kejagung-jakarta-selatan-matamatacom/745x489-img-90167-artis-sandra-dewi-di-gedung-kejagung-jakarta-selatan-matamatacom.jpg)
Meski demikian ada hal positif yang dilihat oleh Dody dari kemunculan Sandra Dewi. Ia dianggap profesional membawa dirinya sebagai seorang figur publik atau artis.
Baca Juga: Aset Harvey Moeis Disita, Harga Jam Tangan Mewah Sandra Dewi Cuma Selisih Rp110 Juta dari Suaminya
"Karena dia tahu rekan-rekan wartawan, jadi dia mengapresiasi upaya teman-teman. Sebagai publik figur, dia terbiasa interaksi dengan teman-teman (wartawan)," papar Dody Triasmara.
Tak kalah disorot, gestur sarangheyo alias sign love yang acap kali ditunjukan Sandra Dewi ke arah awak media juga ikut dibahas oleh Dody.

Dody menilai Sandra Dewi menampilkan gestur itu sebagai kamuflase dari ketegangan yang ia rasakan saat itu.
"Bisa multi interpretatif karena mungkin untuk men-cover ketidaknyamanannya. Dia di posisi dalam tekanan, jadi dia mengeluarkan tekanan dengan melakukan hal yang lain supaya tidak terlihat tegang," pungkas Dody Triasmara.